translated work

The Revenant

Kali ini saya akan mencoba menerjemahkan beberapa kalimat dalam novel “The Revenant: A Novel Of Revenge” (2002) karya Michael Punke. Michael Punke adalah seorang penulis sekaligus Duta Organisasi Perdagangan Dunia di Jenewa, Swiss. Novel ini dijadikan sebuah film dengan judul yang sama dan telah dirilis pada bulan Januari lalu, tepatnya tanggal 8 Januari 2016 dan berhasil menyabet piala Golden Globes untuk kategori film drama terbaik, aktor terbaik dan sutradara terbaik. Di Indonesia, film ini baru akan ditayangkan pertengahan bulan Februari mendatang. Dalam film The Revenant ini, sutradara asal Meksiko Alejandro Gonzales Inarritu yang telah sukses dengan filmnya terdahulu “Birdman” berperan sebagai penulis naskah dan Leonardo the Caprio akan bermain sebagai pemeran utama pria yang bernama Hugh Glass.

Karya bergenre drama ini menceritakan tentang seorang pemburu binatang yang hidup di daerah garis pertahanan Amerika. Pada tahun 1823, saat sedang melaksanakan misinya, ia diserang oleh beruang grizzly dewasa hingga nyaris tewas dan di waktu yang sama ia juga dirampok dan di tinggalkan oleh dua temannya yang selama ini tinggal bersamanya. Karena hasratnya yang kuat untuk membalas dendam kepada kedua temannya itu, ia mati-matian bertahan hidup dan memutuskan melakukan perjalanan berbahaya melewati daerah perbatasan.

Dear Mr. Pickens,

It is my unfortunate responsibility to inform you of the events of the past two weeks. By their nature these events must alter—though not deter—our venture on the Upper Missouri.

As you probably know by now, the men of the Rocky Mountain Fur company were attacked by the Arikara after trading in good faith for sixty horses. The Arikara attacked without provocation, killing 16 of our men, wounding a dozen, & stealing back the horses they had feigned to sell to us the day before.

In face of this attack, I was forced to retreat downstream, while at the same time requesting the aid of Colonel Leavenworth & the US Army in responding to this clear affront to the sovereign right of US citizens to traverse the Missouri unimpeded. I also requested the support of our own men, who joined me (led by Capt. Andrew Henry) at great peril, from their position at Fort Union.

By August 9th, we confronted the Arikara with a combined force of 700 men, including 200 Leavenworth’s regulars (with two howitzers) and forty men of the RMF Co. We also found allies (albeit temporary) in 400 Sioux warriors, whose enmity for the Arikara stems from historical grudge, the origin of which I do not know.

Suffice it to say that our assembled forces were more than ample to carry the field, punish the Arikara for their treachery, & reopen the Missouri for our venture. That such results did not occur we owe to the unsteady timber of
Colonel Leavenworth.

257 kata, diambil dari The Revenant karya Michael Punke

Tuan Pickens yang terhormat,

Tugas yang tidak menyenangkan bagi saya untuk memberitahu anda mengenai peristiwa dua minggu terakhir. Akibatnya, peristiwa ini harus mengubah – walaupun tidak dapat mencegah- bisnis kita diatas Missouri.

Seperti yang mungkin anda tahu, orang kami dari perusahaan kulit “Rocky Mountain” telah diserang oleh suku (Indian) Arikara saat melakukan transaksi secara jujur untuk membeli 60 ekor kuda. Suku Arikara menyerang tanpa sebab, mereka membunuh 16 orang kami, melukai 12 orang dan mencuri kuda-kuda yang pura-pura mereka jual sehari sebelumnya.

Menghadapi serangan ini, saya akhirnya terpaksa mundur menjauh, sambil meminta pertolongan kolonel Leavenworth dan angkatan bersenjata Amerika untuk mengatasi tindakan yang jelas-jelas menghina hak kedaulatan warga Amerika untuk melintasi Missouri tanpa hambatan.

Saya juga meminta dukungan dari orang kita, yang bergabung dengan saya (dipimpin kapten Andrew Henry ) saat menghadapi misi berbahaya di satuan unit pertahanan.

9 agustus, kami melawan suku Arikara dengan kekuatan angkatan bersenjata berjumlah 700 orang, termasuk prajurit Leavenworth (dengan dua orang petugas dari dinas kesehatan) dan 40 orang dari perusahaan RMF. Kami juga menemukan sekutu (walaupun hanya sementara) di prajurit Sioux yang memusuhi suku Arikara atas dasar luka sejarah masa lalu, yang asalnya pun saya tidak tahu dari mana.

Menurut saya kekuatan gabungan yang kami miliki lebih dari cukup untuk merebut kembali tanah kita, menghukum suku Arikara atas pengkhianatan mereka dan membuka kembali jalur Missouri untuk bisnis kita.

Keberhasilan ini terjadi karena kita berhutang kepada orang yang memiliki kemampuan yang tak biasa seperti Kolonel Leavenworth.

257 kata, diambil dari The Revenant karya Michael Punke

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s