dessert · my story

Welcome Back My Blog

Setelah sekian lama pingin banget nulis di blog, ternyata baru kali ini kesampaian. Yah, maklum lah emak rempong yang punya 3 batita banyak banget urusannya. Ada aja yang dikerjain, hehe.. padahal menulis bisa dibilang salah satu hobi ku. Mudah-mudahan aja dengan ikut program 99 day menulis ini, walaupun se coret-dua coret, kegiatan ini bisa jadi kebiasaan. Sekalian jadi ajang curhat, haha… oia, sebenarnya udah lama lho aku mengenal yang namanya blog ini. Mungkin 2005-an kali ya. Waktu itu kebetulan ada tawaran pekerjaan di sebuah kantor berita online. Lalu di tanyalah apa aku sudah punya blog belum. Yah, memang dasar gaptek. Buka internet aja cuma klo ada tugas kuliah aja, itupun di warnet, boro-boro punya blog. Diberi kesempatan lah aku sehari untuk membuat dan mengelola blog serta menulis satu ringkasan buku yang di rekomendasikan. Setelah otak-atik sana sini akhirnya jadilah si blog itu. Tapi sayang, ringkasan buku yang diminta belum selesai dibuat. Abis, tebel banget tuh buku, bahasa inggris pula. Angkat tangan lah aku dan pekerjaan pun melayang. huhuhu.. blog aku itu sekarang kemana ya? Gara-gara gak suka dibuka, passwordnya juga lupa, terbengkalai deh sia-sia.

Pernah juga aku buat blog pembelajaran pas jadi guru beberapa tahun lalu, itupun lupa passwordnya..nanti deh di cek lagi. Akhirnya, dibuatlah blog baru ini..mudah-mudahan yang berkunjung bias nyaman ya membaca blog ku ini…cuit..cuit.. posting pertama apa ya yang mau aku tulis, sepertinya tentang makanan enak nih.. di cuaca yang agak panas ini aku mau kasih resep yang seger-seger. Puding aja kali ya.. namanya puding busa jeruk. Aku suka bikin pudding ini karena rasa jeruknya yang agak asem-asem seger bercampur dengan vla nya yang manis dan campuran jeruk mandarin asli..sueger… caranya gampang kok. Cobain deh, ini aku tulis resepnya.

Thanks ya Mbak Yeni untuk sharing resepnya.

PUDING BUSA JERUK
:: Recipe by Yeni Suryasusanti ::

picmix-9102013-111244.jpeg

Bahan-bahan:

a) Untuk puding:
1 kaleng  Jeruk mandarin kupas (aku pake Wilmond)
750 cc  Air matang
2 bungkus  Agar2 bening
200 gram  Gula pasir
60 gram  Nutrisari rasa jeruk manis (= 4 sachet)
4 butir  Putih Telur (= 120 ml)
Vanilla extract secukupnya (aku pake 1 sdt merk Wilton)
Optional: 2-3 tetes pewarna kuning (aku pake pasta Toffieco jeruk)

b) Untuk vla
500 cc  Susu cair / fresh milk
200 gram  Gula pasir
2 butir  Kuning telur
1 sdm  Maizena
½ sdt Vanilla extract
Optional: 1 sdm  Rhum

picmix-9102013-113545.jpeg

Cara Membuat:
* Puding
1) Siapkan loyang puding, basahi dengan sedikit air dingin (agar nanti puding mudah dilepas). Tata jeruk mandarin di dasar loyang, sisihkan.
2) Aduk dalam panci (jika punya gunakan whisker): agar2, gula pasir, air. Rebus sampai mendidih, matikan api.
3) Tuang sedikit agar2 bening ke dalam loyang untuk mengikat jeruk.
4) Tuang Nutrisari ke dalam agar2 sambil terus diaduk sampai larut dan uap panasnya hilang.
4a) Beri pewarna kuning (optional)
5) Sementara itu di tempat terpisah kocok putih telur sampai kaku (hard peak). Kecilkan speed mixer, masukkan agar2 yang sudah hangat (hilang uapnya) sambil tetap dikocok sampai rata.
6) Tuang ke dalam loyang, dinginkan.
*Vla
1) Cairkan tepung maizena dengan sedikit susu, masukkan kuning telur dan vanilla extract, kocok rata. Sisihkan.
2) Rebus susu dan gula sambil diaduk terus sampai mendidih, kecilkan api.
3) Masukkan cairan maizena dan telur ke dalam rebusan susu, aduk cepat.
4) Biarkan sampai meletup, angkat, sambil terus diaduk2 hingga uap panasnya hilang.
5) Optional: tambahkan rhum.
6) Masukkan ke dalam kulkas supaya dingin.
Tips & Tricks:
– Agar mendapatkan kuning telur yang segar dan tidak mengeras karena mengantri, aku lebih suka membuat vla terlebih dahulu. Sementara itu, putih telur bisa disimpan sebentar di kulkas.
– Untuk mengikat jeruk kupas, gunakan sedikit saja agar2 bening. Jika terlalu banyak permukaan jeruk menjadi putih buram, kurang mengkilap.
 – Jika membuat agar2, cairan harus dijerang hingga mendidih benar, jika tidak agar2 tidak bisa mengeras dengan baik. Aduk2 agar2 supaya tidak ada bagian yang mengendap dan gosong di dasar panci.
– Untuk mendapatkan kocokan putih telur yang hard peak, wadah harus benar2 bersih dan bebas lemak. Setitik saja kotoran atau lemak akan membuat putih telur anda tetap cair (tidak bisa menjadi kocokan yang kaku). Kriteria hard peak adalah putih telur sudah kaku, jika wadah dibalik tidak jatuh / meleleh, dan warnanya putih kering (tidak mengkilap lembut seperti pada kondisi soft peak).
– Tunggu hingga adonan agar2 hangat (tidak beruap lagi) sebelum dicampur dengan kocokan telur. Untuk memudahkan pengadukan, turunkan konsistensi kocokan putih telur dengan 1-2 sendok sayur adonan agar2 (dipancing). Baru kemudian satukan kedua adonan dan dimixer hingga rata. Dengan cara ini diharapkan adonan agar2 tidak akan terpisah antara cairan dan padatannya.  

selamat mencoba untuk membuatnya ya

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s